Terima kasih Ruly, Putro, dan pemandu Ijen kami Eddie karena telah menjaga saya dengan sangat baik! Perjalanan 2 hari 1 malam ini sangat direkomendasikan dan sempurna bagi siapa saja yang ingin mengunjungi kedua gunung berapi dalam waktu sesingkat mungkin. Kami memiliki 7 orang dalam kelompok kami, jadi mobil tidak terlalu ramai dan perjalanannya nyaman.
Hari 1 (Bromo): Kami tidak memiliki pemandu resmi pada hari ini. Sopir jip hanya melakukan pengantaran kami tanpa memberikan detail apa pun seperti ke mana harus pergi, apa yang harus dilakukan, atau jam berapa harus kembali ke jip. Untungnya, Ruly tetap berkomunikasi dengan saya melalui pesan dan berhasil membimbing saya ke titik pandang, jadi saya tidak mengalami masalah apa pun. Kami menginap di DreamLand Hotel, yang bersih, layak, dan persis seperti yang digambarkan.
Hari 2 (Ijen): Pendakian ini melelahkan bagi mereka yang tidak berolahraga atau mendaki secara teratur. Sangat curam di awal hingga ke tepi kawah gunung berapi, dan sama curamnya saat turun ke kawah untuk melihat api biru. Jalannya sempit dan ramai, jadi Anda harus sangat berhati-hati. Pemandu kami, Eddie, sangat fantastis—dia menunjukkan kepada kami jalur yang lebih mudah untuk melihat api biru dan secara pribadi membantu saya melewati bagian-bagian yang sulit dan berbatu. Setelah tur, mereka melakukan pengantaran saya di pelabuhan, dan Putro dengan ramah membantu kami dengan tiket feri.
Ada beberapa biaya tambahan di lokasi: sertifikat kesehatan Rp100 ribu, pengantaran ke Pelabuhan Ketapang Rp650 ribu, biaya tambahan kamar single Rp375 ribu (sangat direkomendasikan untuk pelancong wanita solo karena mereka tidak selalu mengatur teman sekamar sesama jenis untuk pilihan bersama), penyewaan peralatan seperti tongkat jalan Rp50 ribu per buah.