Koyasan

★ 5.0 (1K+ ulasan) • 4K+ kali dipesan
Informasi umum
Aktivitas menarik
Hotel

Alasan traveler menyukai Koyasan

5.0 /5
1K+ ulasan
Baca semua ulasan
魏 **
13 Jan
Karena pergi di musim sepi, hanya ada 6 orang di seluruh bus dan banyak waktu luang. Sangat cocok untuk solo traveling. Pemandangannya indah, sangat tenang, dan tidak ramai. Sangat direkomendasikan.
Cheung ******
8 Jan
Tuan Yan sangat baik dan sopan. Pengaturan perjalanannya sangat bagus! Saya berharap dapat berpartisipasi dalam kegiatan lain di lain waktu. 👍🏻👍🏻👍🏻
2+
Leung *****
28 Des 2025
Pemandu wisata sudah berusaha sebaik mungkin dalam berbicara bahasa Inggris. Mereka mungkin ingin mencari seseorang yang dapat berkomunikasi lebih baik dengan semua turis asing dalam perjalanan ini. Namun, semua pengaturan sangat baik dan banyak dari kami merasa puas. Tanpa tur sehari, sepertinya sulit untuk pergi ke sana sendiri. Perjalanan ini wajib dilakukan jika Anda benar-benar ingin mengunjungi tempat suci ini.
2+
Beatrix *******
22 Des 2025
Operator menghubungi kami sehari sebelumnya, dan prosesnya sangat terorganisir. Satu-satunya masalah adalah kami tidak menyadari bahwa pengemudi hanya bisa berbicara dalam bahasa Mandarin. Saya tidak menyadarinya ketika saya memesan tur, jadi itu adalah sesuatu yang perlu diperhatikan. Selain itu, itu adalah pengalaman yang baik.
2+
Wing *******
15 Des 2025
Tur sehari ke Pulau Awaji ini sangat bermanfaat, mengunjungi total tujuh tempat wisata! Pemandangan indah, cocok untuk wisatawan yang tidak ingin mengatur transportasi sendiri.
2+
Maria **************
7 Des 2025
Kami adalah keluarga dengan 7 anggota dan memesan van dengan sopir dari Kyoto ke Osaka. Senang kami menemukan opsi ini meskipun agak mahal tetapi sepadan dengan perjalanan 10 jam dan rencana perjalanan khusus kami sendiri. Terima kasih kepada sopir kami, Bapak Lu dari uutravel, yang menjaga kami tetap aman sepanjang perjalanan.
Klook 用戶
4 Des 2025
Koyasan adalah tempat wisata yang sangat ramah bagi vegetarian, udaranya segar, lingkungannya indah, perjalanan yang sangat nyaman, banyak pilihan vegetarian, pemandu wisata memimpin dengan baik, pengaturan waktu dan fleksibilitasnya tepat, juga sangat antusias, sangat direkomendasikan~
2+
Klook User
29 Nov 2025
Dulu saya pernah naik kereta bawah tanah dari Osaka ke Gunung Koya sendiri, sungguh beruntung sekarang ada tur dengan sopir, jumlah orangnya sedikit dan tidak berisik, terbebas dari kelelahan tak terkalahkan karena mengejar kereta bawah tanah sebelumnya 😩 Musim gugur memang harus datang ke Gunung Koya, semoga selanjutnya bisa ikut banyak tur ke gunung yang dalam
2+

Destinasi di sekitar

FAQ tentang Koyasan

Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Koyasan Kabupaten Ito?

Bagaimana cara menuju Koyasan Kabupaten Ito?

Apa yang harus saya lakukan untuk merasakan budaya lokal di Koyasan Kabupaten Ito?

Di mana saya harus menginap di Koyasan Kabupaten Ito?

Informasi penting sebelum mengunjungi Koyasan

Terletak di pelukan tenang Gunung Koya di Prefektur Wakayama, Koyasan di Kabupaten Ito adalah destinasi yang menjanjikan pengalaman luar biasa yang sarat dengan sejarah dan tradisi selama 1200 tahun. Situs suci ini, yang diakui sebagai Warisan Dunia, menawarkan perpaduan unik antara ketenangan spiritual dan kekayaan sejarah. Dengan kuil-kuil kuno dan pemandangan alam yang subur, Koyasan mengundang para pelancong untuk melangkah ke dunia di mana waktu seolah berhenti, memberikan pelarian sempurna dari hiruk-pikuk kehidupan modern. Pengunjung dapat meresapi praktik spiritual, memoles hati dan pikiran di tengah suasana spiritualnya, dan menikmati suara alam yang menenangkan. Apakah Anda mencari retret yang tenang atau perjalanan melalui sejarah, Koyasan menawarkan keindahan alam yang menakjubkan yang memikat jiwa.
Koyasan, Koya, Ito District, Wakayama 648-0211, Jepang

Tempat Wisata Terpilih

Kuil Sekishoin

Masuki dunia di mana sejarah dan alam saling terkait di Kuil Sekishoin, sebuah tempat suci yang didirikan lebih dari 1.100 tahun yang lalu. Awalnya dikenal sebagai 'Yamamotobo,' kuil ini dinamai ulang untuk menghormati Pangeran Moriyoshi dan pengawalnya Akamatsu Norimura. Jelajahi taman seluas 6.611 m2, di mana warna merah daun maple yang cerah di musim gugur menciptakan pemandangan yang menakjubkan. Jangan lewatkan ruang upacara teh dengan koridor 'uguisubari,' di mana lantainya bernyanyi seperti burung, menambah sentuhan magis pada kunjungan Anda.

Pengalaman Shukubo

Rasakan gaya hidup tenang para biksu Buddha dengan Pengalaman Shukubo di salah satu dari 52 kuil yang menawarkan penginapan di area Gunung Koya, termasuk Sekishoin yang terkenal. Nikmati masakan vegetarian tradisional shojin-ryori, ikuti layanan pagi Buddha, dan terlibat dalam praktik meditasi transkripsi sutra. Pengalaman penginapan unik ini menawarkan sekilas kehidupan asketis, memberikan retret damai dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari.

Mausoleum Kobo Daishi

Kunjungi Mausoleum Kobo Daishi yang sakral, sebuah situs yang dihormati yang didedikasikan untuk pendiri Buddhisme Shingon. Di sini, di tengah suasana yang tenang, Anda dapat merenungkan warisan spiritual Kobo Daishi dan aliran sejarah yang abadi. Situs ini menawarkan hubungan mendalam dengan jantung spiritual Koyasan, mengundang pengunjung untuk berhenti sejenak dan merenungkan dampak abadi dari tokoh berpengaruh ini.

Budaya dan Sejarah

Gunung Koya, didirikan oleh Kobo Daishi lebih dari 1.100 tahun yang lalu, adalah sebuah biara Buddha yang dihormati. Ini adalah rumah bagi banyak kuil, pagoda, dan landmark bersejarah, menjadikannya tujuan wisata yang populer. Sejarah kaya dan signifikansi spiritual daerah ini dipertahankan melalui arsitektur dan praktik budayanya. Koyasan adalah tempat suci di mana layanan peringatan dan doa ditawarkan, yang sangat berakar pada tradisi Kobo Daishi. Meskipun ada perubahan seiring waktu, adat istiadat di sini terus menghormati roh dan memberikan ketenangan pikiran. Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, Koyasan dikenal karena praktik spiritualnya yang mendalam dan landmark bersejarah yang menawarkan sekilas ke dalam kekayaan budaya Jepang.

Kuliner Lokal

Nikmati masakan vegetarian tradisional shojin-ryori, tradisi kuliner yang tidak menyertakan daging, ikan, bawang, dan bawang putih. Hidangan-hidangan halus seperti tempura, tahu goreng, Koya-dofu, tahu wijen, sup miso, dan sayuran yang diasamkan dibuat dari resep yang diturunkan dari generasi ke generasi. Tahu wijen adalah kelezatan yang wajib dicoba. Masakan tradisional ini, yang dikembangkan di bawah aturan ketat yang melarang daging, menawarkan pengalaman bersantap yang unik dan lezat. Rasa unik dari masakan vegetarian Koyasan mencerminkan tradisi Buddha daerah tersebut, dengan hidangan yang menyehatkan dan lezat.