Pemandu wisata John, karena seluruh grup berbicara bahasa Mandarin, jadi pemandu wisata John menjelaskan dan memberikan catatan dengan bahasa Mandarin sepanjang perjalanan. Beruntung bisa melihat monyet bekantan, dan kunang-kunang seperti air terjun pohon Natal yang mengalir (tidak bisa difoto dengan ponsel sendiri, pemandu wisata juga menyediakan foto untuk kenang-kenangan), dan pengalaman yang sangat menyenangkan bisa merasakan kunang-kunang hinggap dengan lembut di tangan. Pemandu wisata juga memperkenalkan Jalan Durian (sehari sebelumnya saya berjalan melewatinya dan mengira itu hanya pedagang biasa karena pemandu tidak memberikan penjelasan, serta ternyata ada buah Sabah dan durian yang hanya diproduksi di Sabah, harganya juga lebih murah, jika suka durian bisa dicoba) dan Gaya Street, setelah melihat kunang-kunang di akhir pekan bisa langsung turun di sini untuk jalan-jalan.
Pengalaman: Unggul