Pemandu wisata M sangat ramah dan berdedikasi, ia bergantian menggunakan bahasa Mandarin dan Inggris untuk melayani seluruh rombongan. Sebelum perjalanan, perhatikan informasi dari agen perjalanan. Sehari sebelum keberangkatan, mereka akan mengirim email lagi untuk memberitahukan waktu berkumpul, dan yang saya terima berbeda dengan waktu yang dipesan. Mobil tiba tepat waktu. 8:50 Pemandian Air Panas Chiang Rai. Kolam rendam kaki sangat panas, hanya bisa disentuh sebentar. 9:20 Desa Leher Panjang. Ada kafe di tempat tinggi di samping tempat parkir, di mana Anda bisa melihat pemandangan dari kejauhan. Pemiliknya tidak bisa berkomunikasi banyak dalam bahasa Inggris, jadi pastikan pesanan Anda. 11:30-12:40 Kuil Putih (Wat Rong Khun). Keindahannya luar biasa, desain rutenya juga sangat bermakna, dan tidak boleh mengambil foto di aula utama. 12:50 Makan siang. Bentuk prasmanan, ada mie kuah yang baru disajikan, berbagai makanan penutup Thailand, dan buah-buahan yang manis. 13:50-14:30 Kuil Biru (Wat Rong Seur Ten). Buddha besar di Kuil Biru bisa diajak berfoto, dan di luar kuil ada deretan toko tempat Anda bisa membeli barang dan makanan ringan. 14:50-15:30 Kuil Hitam (Baan Dam Museum). Koleksi pribadi seniman dengan gaya yang unik. 16:30-17:40 Taman Segitiga Emas (Golden Triangle), tambahan tur perahu 300/orang. 22:00 Kembali ke Nimman Road, satu jam lebih lambat dari jadwal 21:00, untungnya saya membawa makanan ringan. Jarak antar lampu jalan cukup jauh sepanjang perjalanan, disarankan bagi yang mudah mabuk perjalanan untuk minum obat terlebih dahulu, karena jalan pegunungan di sana tidak terlalu mulus. Meskipun berakhir sangat larut, pemandu wisata tetap bersemangat sepanjang waktu, pelayanannya sangat baik.