Kuil Jogyesa

★ 4.9 (121K+ ulasan) • 2M+ kali dipesan
Informasi umum
Aktivitas menarik
Hotel
Restoran

Alasan traveler menyukai Kuil Jogyesa

4.9 /5
121K+ ulasan
Baca semua ulasan
黃 **
10 Mar
Saya hanya punya 48 jam, hanya kartu fisik, dan toko penukaran di bandara sudah tutup. Keesokan harinya, saya naik bus kembali ke bandara untuk mengambilnya, dan sekalian mengurus SES. Dalam 48 jam (tiga hari), saya mengunjungi N Seoul Tower, Hanboknam Bukchon Hanok Village Store, Sea Life Coex Aquarium, dan Lotte World. Meskipun saya pergi ke Lotte World pada hari Jumat, tetap saja sangat ramai. Hanya untuk satu wahana, saya harus mengantre 1,5 jam, sangat melelahkan. Belakangan saya baru tahu bahwa anak-anak Korea sedang liburan musim dingin. Sea Life Coex Aquarium sangat saya rekomendasikan untuk dikunjungi, waktu yang dibutuhkan sekitar 1,5-2 jam. Awalnya saya berencana mengunjungi Seoul Sky Observatory, tetapi sesampainya di sana baru tahu bahwa tiketnya diskon 10%. Saya tidak memeriksa ulang informasi yang sudah saya cari sebelumnya sebelum berangkat, jadi saya terpaksa membatalkan kunjungan ke tempat ini dan beralih berbelanja di Lotte Mart.
2+
Mary *******
10 Mar
Mudah digunakan dan ditukarkan. Cukup minta kasir untuk memindai kode QR pada kupon seluler Anda. Saya akan memesan lagi.
Mary *******
10 Mar
Sangat mudah untuk memesan dan menggunakannya. Kami baru saja memesan di kios dan melakukan pembayaran di sana. Voucher yang cepat dan mudah.
Mary *******
10 Mar
Mudah digunakan dan mudah ditukarkan. Cukup minta kasir untuk memindai voucher dari kupon seluler Anda. Saya akan membeli lagi
Jaeseok ***
10 Mar
Produk-produk GS25 adalah pilihan yang sangat baik untuk hidangan cepat dan lezat. Ramen Budae Jjigae dan paket sup instan menawarkan cita rasa Korea yang kaya dan pedas, memuaskan, dan mudah disiapkan. Mienya cepat matang, dan kuahnya memiliki rasa gurih dengan sentuhan sosis dan rempah-rempah khas sup tentara Korea. Produk-produk ini sangat nyaman bagi mereka yang sibuk dan menginginkan hidangan cepat tanpa banyak persiapan. Kemasannya praktis dan mudah disimpan. Secara keseluruhan, produk GS25 menawarkan rasa dan kenyamanan yang luar biasa, serta nilai yang baik untuk hidangan sehari-hari. 👍🍜
Klook User
10 Mar
Jujur, ini adalah keputusan terbaik bagi saya untuk memesan sesi foto ini! Saya tidak menyangka betapa profesionalnya fotografer ini, dia benar-benar fotografer pro, dia sangat baik dan ramah, berbicara bahasa Inggris, dan yang terpenting dia cukup murah hati sehingga dia memotret saya selama 30 menit lebih dan mengedit lebih banyak foto untuk saya secara gratis karena saya menyukai semua foto dan tidak bisa memutuskan foto mana yang harus dipilih, sangat sangat direkomendasikan, jangan buang waktu Anda dan pesan sesi ini dengannya, saya sudah merekomendasikannya kepada siapa pun dari teman-teman saya yang mengunjungi Seoul!
2+
Renan ****
10 Mar
Pengalaman Nice dan bernilai untuk uang. Staf yang akomodatif dan kami tiba terlambat namun tetap dilayani.
2+
Klook User
10 Mar
Mudah dan sangat nyaman digunakan di Starfield Suwon Oliveyoung

Destinasi di sekitar

2M+ visitors
2M+ visitors
2M+ visitors
2M+ visitors
2M+ visitors

FAQ tentang Kuil Jogyesa

Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Kuil Jogyesa di Seoul?

Bagaimana cara menuju Kuil Jogyesa menggunakan transportasi umum?

Apa yang harus saya kenakan saat mengunjungi Kuil Jogyesa?

Berapa biaya masuk dan jam buka Kuil Jogyesa?

Informasi penting sebelum mengunjungi Kuil Jogyesa

Terletak di jantung Distrik Jongno yang ramai di Seoul, Kuil Jogyesa berdiri sebagai tempat perlindungan yang tenang dan simbol dari Buddhisme Korea. Kuil bersejarah ini, yang akarnya dapat ditelusuri kembali ke akhir abad ke-14, menawarkan perpaduan unik antara ketenangan spiritual dan kekayaan budaya. Sebagai salah satu kuil Buddha paling penting di Korea, tempat ini menyediakan pelarian yang tenang dari hiruk-pikuk kota, mengundang pengunjung untuk menjelajahi sejarahnya yang kaya dan praktik budaya yang berwarna-warni. Dengan lentera-lentera yang cerah dan pohon-pohon kuno, Kuil Jogyesa adalah destinasi yang memikat yang menjanjikan pengalaman budaya yang unik, menjadikannya tempat yang wajib dikunjungi bagi para pelancong yang mencari ketenangan dan pemahaman lebih dalam tentang warisan spiritual Korea.
Kuil Jogyesa, Seoul, Korea Selatan

Tempat Wisata Terpilih

Daeungjeon (Aula Utama Buddha)

Masuklah ke jantung Kuil Jogyesa dan terpesona oleh Daeungjeon, sebuah mahakarya arsitektur dan spiritualitas. Dibangun pada tahun 1938 dengan kayu pinus dari Gunung Baekdu yang megah, aula ini adalah tempat perlindungan kedamaian dan keindahan. Desain kisi-kisi yang rumit pada pintu dan jendelanya adalah bukti keahlian zaman itu, sementara suara nyanyian Buddha yang menenangkan menciptakan suasana ketenangan. Apakah Anda di sini untuk mengagumi seni atau mencari momen refleksi, Daeungjeon menawarkan pengalaman mendalam bagi semua pengunjung.

Festival Lentera Lotus

Bergabunglah dalam perayaan cahaya dan kehidupan di Festival Lentera Lotus tahunan, penghormatan yang meriah untuk ulang tahun Buddha. Saat matahari terbenam, jalan-jalan di sekitar Kuil Jogyesa berubah menjadi sungai lentera yang mempesona, masing-masing simbol harapan dan pencerahan. Festival ini bukan hanya tontonan visual tetapi juga perendaman budaya, menawarkan sekilas unik ke dalam perayaan tradisional Korea. Apakah Anda berpartisipasi dalam parade atau sekadar menikmati suasananya, Festival Lentera Lotus menjanjikan pengalaman tak terlupakan yang akan menerangi semangat Anda.

Baeksong (Pohon Pinus Kulit Renda)

Temukan sepotong sejarah hidup dengan Baeksong, pohon pinus kulit renda langka berusia 500 tahun yang berdiri dengan bangga di dalam area kuil. Ditetapkan sebagai monumen alam, pohon ini adalah bukti warisan alam Korea yang kaya. Kulitnya yang coklat khas dan kehadirannya yang menjulang menawarkan latar belakang yang tenang untuk suasana spiritual Jogyesa. Bagi pecinta alam dan sejarah, Baeksong adalah atraksi yang wajib dilihat yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini dengan cara yang benar-benar unik.

Signifikansi Budaya dan Sejarah

Kuil Jogyesa berdiri sebagai kuil utama Ordo Jogye dari Buddhisme Korea, mewujudkan semangat dan ketahanan Buddhisme Seon. Didirikan pada tahun 1395, kuil ini telah menjadi benteng melawan tantangan sejarah, termasuk upaya kolonial Jepang untuk menekan Buddhisme Korea. Kuil ini juga menjadi saksi peristiwa penting seperti Gerakan Pemurnian Buddha dan protes signifikan pada tahun 1998, menandai tempatnya dalam sejarah kaya Korea.

Keindahan Arsitektur

Arsitektur Kuil Jogyesa adalah perpaduan menakjubkan antara gaya kuil dan istana tradisional Korea. Pengunjung akan terpesona oleh Geuknakjeon, atau Aula Kebahagiaan Tertinggi, dan Beomjongnu, yang menampung lonceng yang beresonansi dengan suara pencerahan. Fitur-fitur ini dengan indah merangkum esensi spiritual dan budaya kuil, menawarkan suasana yang tenang dan menginspirasi.

Toko Lokal dan Suvenir

Di sekitar Kuil Jogyesa, Anda akan menemukan toko-toko menawan yang penuh dengan barang-barang Buddha yang unik. Dari patung Buddha kecil hingga tasbih dan dupa, harta-harta ini menjadi suvenir yang sempurna atau pengalaman berbelanja yang menyenangkan, memungkinkan Anda membawa pulang sepotong perjalanan spiritual ini.

Upacara Teh Tradisional

Di Kuil Jogyesa, pengunjung memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam upacara teh tradisional Korea. Ritual yang tenang ini mengundang Anda untuk berhenti sejenak dan merenung sambil menikmati rasa teh Korea yang lembut, menawarkan jendela ke dalam warisan budaya negara dan momen ketenangan di tengah perjalanan Anda.