Panduan JR Pass: Inilah JR Pass Terbaik untuk Tokyo, Osaka, dan Kyoto

Rezky Agustyananto
Rezky Agustyananto
2 Apr 2020
JR Pass Tokyo Osaka Kyoto

Berencana liburan ke Jepang dan mengunjungi Tokyo, Osaka, dan Kyoto tetapi masih bingung apakah butuh JR Pass atau tidak? Ini panduannya untuk kamu!

Liburan ke Jepang memang sangat sayang jika hanya dihabiskan di satu kota saja. Nah, bagi kebanyakan orang Indonesia, liburan ke Jepang untuk pertama kalinya berarti harus mengunjungi tiga kota sekaligus: Tokyo, Osaka, dan Kyoto.
Yup, tiga kota ini memang biasanya jadi "satu paket" liburan ke Jepang. Enggak heran, ketiganya memang merupakan tiga kota destinasi wisata terpopuler di Jepang, sih.
JR Pass Tokyo Osaka Kyoto
Kredit Foto: Samuele Schirò via Pixabay
Nah, sebelum traveling ke Tokyo, Osaka, dan Kyoto, kamu mungkin akan bertanya-tanya: apakah saya membutuhkan JR Pass, dan jika ya, JR Pass apa yang paling tepat untuk saya beli?

Dua Jenis JR Pass untuk Mengunjungi Tokyo, Osaka, dan Kyoto

Ada dua jenis produk JR Pass yang bisa kamu gunakan untuk mengunjungi Tokyo, Osaka, dan Kyoto. Pertama adalah JR Whole Japan Rail Pass - JR Pass yang memang bisa kamu gunakan untuk menjelajahi seluruh Jepang selama masa berlaku. Dengan JR Whole Japan Rail Pass, kamu bisa menggunakan hampir semua kereta, bus, dan kapal ferry yang tergabung dalam Japan Railways DI SELURUH JEPANG.
Itu artinya, tentu saja termasuk Shinkansen yang menghubungkan Tokyo dengan Kyoto dan Osaka!
JR Pass Tokyo Osaka Kyoto
Kredit Foto: Giorgia Romiti via Unsplash
Produk JR Pass kedua yang bisa kamu gunakan untuk mengunjungi Tokyo, Osaka, dan Kyoto adalah JR Hokuriku Arch Pass. JR Pass yang satu ini bisa digunakan untuk menggunakan kereta JR yang menghubungkan tempat-tempat penting dalam jalur Hokuriku Arch Area, termasuk juga Tokyo, Osaka, dan Kyoto.
Namun perlu kamu ketahui, ada beberapa kelemahan JR Hokuriku Arch Pass dibandingkan JR Whole Japan Rail Pass jika kamu ingin menjelajahi Tokyo, Osaka, dan Kyoto.
  1. JR Hokuriku Arch Pass hanya tersedia untuk jangka waktu 7 hari, sementara JR Whole Japan Rail Pass tersedia dalam jangka waktu 7, 14, dan 21 hari. Jadi, jika kamu membutuhkan JR Pass dalam jangka waktu yang lebih lama, kamu perlu membeli JR Whole Japan Rail Pass.
  2. JR Hokuriku Arch Pass hanya bisa digunakan untuk jalur Hokuriku Arch Area. Jalur ini memang menghubungkan Tokyo dan Osaka, namun "secara memutar", membuat
    waktu tempuh dari Tokyo dan Osaka melalui jalur ini mencapai 6 jam perjalanan. Sementara jika menggunakan JR Whole Japan Rail Pass, kamu bisa naik Tokaido Shinkansen, yang merupakan jalur kereta cepat utama yang menghubungkan Tokyo dan Osaka.

Melalui jalur Tokaido, Tokyo-Osaka bisa ditempuh selama 2,5 jam saja!

Kelemahan-kelemahan tersebut membuat Klook kurang merekomendasikan Hokuriku Arch Pass jika kamu hanya ingin mengunjungi Tokyo, Osaka, dan Kyoto, dan lebih memilih JR Whole Japan Rail Pass. Namun jika kamu ingin menjelajahi kota-kota penting lainnya dalam jalur Hokuriku seperti Nagano, Kobe, dan Kanazawa dan tidak masalah melalui waktu tempuh yang lebih lama untuk berpindah dari Tokyo ke Osaka, kamu bisa memilih Hokuriku Arch Pass.

JR Whole Japan Rail Pass

JR Hokuriku Arch Pass

Tersedia dalam jangka waktu 7, 14, dan 21 hari

Tersedia dalam jangka waktu 7 hari

Menghubungkan Tokyo dan Osaka melalui jalur Tokaido

Menghubungkan Tokyo dan Osaka melalui jalur Hokuriku Arch Area

Waktu tempuh Tokyo-Osaka hanya sekitar 2,5 jam perjalanan

Waktu tempuh Tokyo-Osaka mencapai 6 jam perjalanan

Tips Klook: Jika ingin mengetahui JR Pass yang bisa digunakan untuk mengunjungi kota-kota dalam itinerary-mu di Jepang, kamu bisa mengunjungi halaman khusus JR Pass di Klook, lalu filter produk JR Pass yang tersedia dengan mencentang kota-kota yang ingin kamu kunjungi di kolom "Cari berdasarkan kota atau objek wisata".
JR Pass Tokyo Osaka Kyoto
Kamu bisa memilih kota-kota yang akan dikunjungi saat traveling ke Jepang dan Klook akan memilihkan JR Pass yang cocok untuk kamu!

JR Pass vs Tiket Shinkansen Biasa

JR Pass Tokyo Osaka Kyoto
Saat liburan ke Jepang, pertanyaan tentang apakah traveler membutuhkan JR Pass atau tidak memang akan selalu muncul. Pasalnya, tidak semua orang yang liburan ke Jepang akan menggunakan kereta JR berkali-kali sehingga membutuhkan JR Pass.
Apalagi, traveler biasa pun bisa membeli tiket Shinkansen seperti orang-orang Jepang lainnya, tanpa perlu membeli JR Pass. Nah, apakah untuk traveling ke Jepang, Osaka, dan Kyoto, kamu membutuhkan JR Pass?
Tiket Shinkansen biasa sebenarnya lebih tepat untuk dibeli kalau kamu memang hanya melakukan satu kali perjalanan menggunakan Shinkansen sepanjang liburan di Jepang.
Misalnya, alih-alih ke Tokyo, Osaka, dan Kyoto, kamu memilih hanya traveling ke Tokyo dan Osaka saja, dengan rute perjalanan: memulai liburan dengan mendarat di Tokyo, namun pulang ke Indonesia dari Osaka.
JR Pass Tokyo Osaka Kyoto
Kredit Foto: Bagus Pangestu via Pexels
Dengan kasus seperti itu, berarti kamu hanya akan membutuhkan satu kali perjalanan dengan Shinkansen, yakni Tokyo-Osaka saja. Harga tiket Shinkansen Tokyo-Osaka adalah sekitar Rp 1,9 juta.
Ini tentu jauh lebih murah daripada membeli JR Pass yang mencakup perjalanan Tokyo-Osaka, terutama JR Whole Japan Rail Pass (sekitar Rp 3,6 juta) yang bisa digunakan untuk naik Shinkansen Tokaido, jalur tercepat Tokyo-Osaka.
Bagaimana dengan skenario lainnya? Mari kita ulas satu per satu!

1. Jika kamu pergi ke dan pulang dari Jepang dari Tokyo, tapi ingin mengunjungi Kyoto dan Osaka

Jika tiket pesawat untuk liburan ke Jepang kamu adalah Jakarta-Tokyo dan Tokyo-Jakarta, maka Klook sangat menyarankan bagi kamu untuk membeli JR Pass. Jika kamu hanya akan menggunakan Shinkansen dalam jangka waktu 7 hari, kamu bisa memilih JR Hokuriku Arch Pass, atau jika kamu memerlukan JR Pass dalam periode yang lebih panjang, kamu perlu membeli JR Whole Japan Rail Pass.
Mengapa perlu JR Pass? Sebab, kamu akan menggunakan menggunakan Shinkansen setidaknya dua kali: dari Tokyo ke Osaka atau Kyoto, dan dari Osaka atau Kyoto ke Tokyo. Dengan menggunakan Shinkansen minimal dua kali, kamu akan lebih menghemat jika menggunakan JR Pass.
JR Pass Tokyo Osaka Kyoto
Kredit Foto: Sorasak via Unsplash
Hitung-hitungannya begini jika menggunakan tiket Shinkansen biasa:
Dengan total pengeluaran mencapai Rp 3,9 juta, membeli tiket Shinkansen biasa untuk perjalanan Tokyo-Kyoto-Osaka-Tokyo terhitung lebih boros daripada membeli JR Whole Japan Rail Pass (sekitar Rp 3,6 juta).
Apalagi, kamu bisa mengeksplor Jepang lebih banyak lagi dengan menggunakan JR Pass: kamu bisa mampir sebentar di Kobe atau Nagano, dan pergi ke Bandara Narita dengan kereta JR!

2. Jika kamu pergi ke dan pulang dari Jepang dari Tokyo, tapi ingin mengunjungi Osaka/Kyoto Saja

Oke, kamu merasa tidak perlu mengunjungi Kyoto dan Osaka, tetapi lebih memilih untuk mengunjungi salah satunya saja. Jika begitu skenarionya, Klook tetap merekomendasikan kamu untuk membeli JR Pass.
Begini hitungannya jika kamu memilih untuk membeli tiket Shinkansen biasa untuk mengunjungi Osaka PP dari Tokyo.

Layanan Transportasi

Harga

Tiket Shinkansen Tokyo-Osaka

Rp 1.923.362

Tiket Shinkansen Osaka-Tokyo

Rp 1.923.362

Total

Rp 3.846.724

Dengan total pengeluaran mencapai Rp 3,8 juta, membeli tiket Shinkansen biasa untuk perjalanan Tokyo-Osaka-Tokyo terhitung lebih boros daripada membeli JR Pass.
Sementara, berikut ini adalah hitungan jika kamu memilih untuk mengunjungi Kyoto PP dari Tokyo dengan tiket Shinkansen biasa.

Layanan Transportasi

Harga

Tiket Shinkansen Tokyo-Kyoto

Rp 1.852.365

Tiket Shinkansen Kyoto-Tokyo

Rp 1.852.365

Total

Rp 3.704.730

Dengan total pengeluaran mencapai Rp 3,7 juta jika mengunjungi Kyoto PP dari Tokyo (dengan rute Tokyo-Kyoto-Tokyo) dengan tiket Shinkansen biasa, JR Pass tetap lebih hemat dan lebih menguntungkan!

3. Jika kamu pergi ke Jepang dengan mendarat Tokyo, tapi pulang dari Kansai

JR Pass Tokyo Osaka Kyoto
Kredit Foto: Roméo A./Unsplash
Jika kamu pergi ke Jepang dengan mendarat di Narita atau Haneda, dua bandara internasional di Tokyo, dan pulang ke Indonesia dari Kansai International Airport (yang terletak di Kansai, region yang menaungi Kyoto dan Osaka), maka akan lebih menguntungkan jika kamu membeli tiket Shinkansen biasa alih-alih membeli JR Pass.
Jika kamu pergi ke Jepang dengan mendarat di Tokyo (Narita/Haneda International Airport) namun pulang dari Kansai International Airport, akan lebih menguntungkan jika kamu membeli tiket Shinkansen biasa alih-alih membeli JR Pass.
Kecuali, jika selain Osaka dan Kyoto, kamu juga ingin mampir ke Kobe untuk makan Kobe Beef atau mampir ke Nagano untuk melihat keindahan alam di sana. Jika hal itu yang ingin kamu lakukan, maka kamu sebaiknya membeli JR Pass.
Berikut hitung-hitungannya jika kamu menyusuri rute Tokyo-Kyoto-Osaka menggunakan Shinkansen tanpa JR Pass:

Layanan Transportasi

Harga

Tiket Shinkansen Tokyo-Kyoto

Rp 1.852.365

Tiket Shinkansen Kyoto-Osaka

Rp 182.936

Total

Rp 2.035.301

Yup! Dengan hanya Rp 2 juta saja, kamu bisa mengunjungi Tokyo, Kyoto, dan Osaka secara satu arah dengan tiket Shinkansen biasa. Tentu ini akan lebih hemat bagi kamu daripada membeli JR Whole Japan Rail Pass (sekitar Rp 3,6 juta).

Jadi, Apakah Saya Perlu Membeli JR Pass Jika Ingin Mengunjungi Tokyo, Osaka, dan Kyoto?

Jadi, apakah kamu akan memerlukan JR Pass dalam liburanmu ke Jepang untuk mengunjungi Tokyo, Osaka, dan Kyoto? Tentu saja ini tergantung itinerary liburan ke Jepang yang sudah kamu buat! Cek skenario-skenario yang sudah Klook ceritakan di atas, dan tentukan sendiri apakah kamu memerlukan JR Pass atau tidak.
JR Pass Tokyo Osaka Kyoto
Tapi perlu diingat bahwa JR Pass tidak hanya mencakup perjalanan menggunakan Shinkansen saja. Kamu juga bisa menggunakan JR Pass untuk berbagai moda transportasi yang dijalankan oleh Japan Railways, termasuk kereta terbatas (limited trains), bus, dan bahkan kapal ferry.
Jadi Klook sangat menyarankan untuk buat itinerary-mu dengan cermat, untuk mengetahui seberapa besar kamu bisa diuntungkan dengan membeli JR Pass!
Jika kamu membutuhkan informasi lebih jauh tentang JR Pass, baca artikel-artikel panduan JR Pass dari Klook berikut ini: